Kursus Pembina Pramuka mahir tingkat dasar (KMD) SMK Perbankan Riau

Setelah menyelenggarakan kelas materi Kursus Pembina Pramuka mahir tingkat dasar (KMD) di sekolah, SMK Perbankan Riau melanjutkan kegiatan praktik lapangan KMD di luar sekolah. Sebanyak 26 orangtua guru SMK Perbankan Riau berkemah selama empat hari 26-29 September 2019 di Harau kabupaten Limapuluh kota, provinsi Sumatra barat. untuk mendapatkan pelatihan dasar pembina pramuka atau KMD.

“Para guru menginap di tenda selama empat hari tiga malam, disini mereka mendapatkan berbagai materi dasar tentang membina Pramuka di sekolah,” kata Ansari Kadir selaku pelatih dari Kwarcab Pekanbaru.

Masuknya pendidikan kepramukaan dalam kurikulum 2013 oleh pemerintah pusat, membuat para pembina pramuka di sekolah-sekolah menjadi antusias untuk memahami lebih dalam tentang ilmu kepramukaan khususnya kode etik dan kode kehormatan Pramuka sebagai landasan untuk pembentukan karakter anak dengan menganut Sistem yg among.

Sistem among yang diciptakan oleh bapak pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara yang dikenal dengan motto Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani yang artinya didepan membangun atau melaksanakan dan di belakang memberi dorongan / bantuan kearah mandiri. Sistem ini akan kembali diterapkan ke sekolah melalui Gerakan Pramuka atau gerakan kepanduan nasional.

Selama kegiatan berlangsung para Guru SMK Perbankan Riau sangat antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia dan pelatih dari Kwarcab Pekanbaru.

“Kegiatan ini di adakan oleh SMK Perbankan Riau dan bertujuan untuk membekali para guru tentang pengertian dasar pendidikan Kepramukaan, garis besar cara membina dan mengelola satuan Pramuka di gugus depan serta Meningkatkan kualitas Pembina yang bermutu.,” kata Yossy Syafrianti, S.T, M.Pd. selaku kepala sekolah yang juga ikut serta dalam kegiatan KMD Tersebut

Sementara itu, Ketua Yayasan Fintaru Edukasi Sarana Indra Jaya, SE. mengatakan sangat mendukung kegiatan tersebut, dirinya berharap kedepan para guru yang mengikuti kegiatan kursus ini dapat benar-benar mempraktekkannya di sekolah, Memahami, menghayati dan mampu mengamalkan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan dan sistem among kepada peserta didik dan masyarakat.

“Selamat kepada guru yang telah di lantik, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para peserta dan dapat diterapkan selama bertugas di sekolah maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.