Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Tahun 2018

Sabtu /13 Oktober 2018 Di Bumi Perkemahan UIN Suska Riau, SMK Perbankan Riau melaksanakan kegiatan “Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)|”

TEMA KEGIATAN : “Membentuk kader-kader pemimpin yang berkualitas,      Akademis, berkompeten, bertanggung jawab dan berdedikasi”

Kegiatan LDKS dibimbing Trainer yang berkualitas di bidangnya yaitu seorang psikolog industri dan psikolog pendidikan. Nama-nama trainernya yaitu :

  1. Syarifah ivonesti, M.Psi.Psikolog
  2. Rany Fitriany, M.Psi. Psikolog
  3. Laily Maghviroh, S.Psi
  4. Munadi, S.Psi

BENTUK KEGIATAN : Kegiatan LDKS diawali registrasi di Bumi perkemahan Uin dan dilangsungkan memberangkatkan peserta kegiatan menuju masjid untuk sholat dhuha berjamaah. Setelah itu kegiatan dilangsungkan sesuai dengan jadwal yang sudah terlampir dalam Proposal Kegiatan.

Dari awal sampai akhir kegiatan tidak menemukan masalah yang berarti, meteri yang telah ditentukan disampaikan oleh pemateri dengan baik, hingga akhir kegiatan peserta lengkap dan dalam keadaan sehat

 

Tujuan dilaksanakannya kegiatan LDKS ialah :

1.Untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

  1. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kepribadian peserta didik sebagai calon pemimpin, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kepemimpinannya dengan baik.
  2. Peserta didik mempunyai kemampuan mengemukakan konsep dan gagasan serta dapat menerapkannya demi kemajuan organisasi dengan menerapkan prinsip KIS (koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi).
  3. Peserta didik memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan kecerdasankinestesis.
  4. Meningkatkan dan memantapkan mutu kepemimpinan.
  5. Meningkatkan kemampuan bergorganisasi dan kesadaran berpolitik sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab.
  6. Meningkatkan dan mengembangkan serta memperluas wawasan dalam tugas-tugas kepemimpinan.
  7. Memberikan kesempatan belajar bagi peserta didik.
  8. Mendorong, mendidik serta mengarahkan potensi kepeminpinan.
  9. Menumbuhkan, meningkatkan dan memantapkan kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga negara khususnya generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa.
  10. Memberikan tuntunan dan meningkatkan pola pikir, sikap dan perilaku, kepribadian, budi pekerti, sopan santun, dan disiplin.