Pendidikan Sistem Ganda PRAKERIN SMK Perbankan Riau

.

Pemerintah melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan kebijaksanaan link and match yang berlaku pada semua jenis dan jenjang pendidikan di Indonesia Direktorat Pendidikan Menengah kejuruan mendapat tugas langsung dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengembangkan dan melaksanakan pendekatan pendidikan dengan Prakerin pada Sekolah Menengah Kejuruan.

Pendekatan Pendidikan dengan Prakerin sebagai kajian tak terpisahkan dari kebijakan link and match dijadikan pola utama penyelenggaraan kurikulum sekolah menengah kejuruan yang dimulai pada tahun pelajaran.Pada kurikulum SMK Perbankan Riau tercantum bidang Pengalaman Kerja Lapangan pada program Kejuruan.

Penyelenggaraan Kurikulum SMK Perbankan Riau sepenuhnya dilaksanakan oleh sekolah, lalu diberikan kesempatan untuk melaksanakan Pengalaman Kerja Lapangan di Industri / Perusahaan dalam waktu 6 bulan. Pada penyelenggaraan Kurikulum SMK yang di mulai pada tahun pelajaran 2001 dengan pola utama Prakerin, Pratek kerja industry dan   Perusahaan semenjak tingkat II ( dua ) semester 2 dan  tingkat III ( Tiga ) semester 1. Upaya-upaya ini di lakukan dalam rangka mewujudkan peningkatan mutu sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional.

Tujuan Prakerin

  • Meningkatkan mutu dan pendidikan kejuruan melalui peran dunia kerja
  • Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas
  • Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan,keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja
  • Memberi pengetahuan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian proses pendidikan
  • Memperoleh kesetaraan dan kesepadanan antara sekolah dan dunia kerja

Manfaat Prakerin

  • Memperoleh wawasan luas mengenai seluk beluk dunia kerja.
  • Meningkatkan rasa percaya diri, disiplin dan tanggung jawab.
  • Mengetahui arti penting disiplin dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas.
  • Dapat memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang diperoleh di sekolah.
  • Dapat membandingkan kemampuan yang diperoleh di sekolah dengan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Manfaat Prakerin bagi sekolah 

  • Tujuan pendidikan untuk mendapat keahlian proffesional lebih mudah dicapai
  • Dapat menyesuaikan program pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja

Manfaat Prakerin bagi siswa 

  • Mempersiapkan siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan / atau meluaskan pendidikan dasar.
  • Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial budaya dan alam sekitarnya.
  • Meningkatkan kemampuan siswa untuk dapat mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan bisnis manajemen.
  • Menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional
  • Setelah tamat tidak memerlikan waktu tambahan yang terlalu lama untuk menyesuaikan diri maupun untuk mencapai tingkat keahlian siap kerja
  • Dapat mengetahui dunia kerja yang sebenarnya

 

Manfaat Prakerin bagi Instansi / industri

  • Dapat memilih peserta Prakerin baik jumlah, kemampuan, penampilan dan waktu yang dianggap menguntungkan
  • Dapat mengenal persis kualitas siswa yang berlatih di instansi / industri
  • Dapat berpartisipasi dalam pembangunan pendidikan pada khususnya dan pengembangan bangsa pada umumnya

Manfaat Prakerin bagi masyarakat

  • Masyarakat dapat mendapatkan pelayanan yang lebih baik dari siswa Prakerin yang memiliki pengalaman

Kepanitiaan Magang

  1. Kepala Sekolah/ Pembina

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Memberi masukan tentang cara pelaksanaan kegiatan Prakerin yang baik dan benar.
  2. Mengkoordinir kinerja penanggung jawab dan ketua penyelenggara.
  3. Melakukan evaluasi kinerja penanggung jawab dan ketua penyelenggara.
  4. Penanggung Jawab

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Bertanggung jawab atas pelaksanaan Prakerin.
  2. Koordinator penyelenggaraan Prakerin
  3. Mempersiapkan dan menyusun laporan penyelenggaraan kegiatan setelah kegiatan berakhir.
  4. Melaporkan kepada Kepala Sekolah/Pembina hal-hal yang tidak dapat diselesaikan.
  5. Ketua Penyelenggara

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknis administrasi kegiatan.
  2. Menyusun penempatan siswa yang mengikuti kegiatan Prakerin.
  3. Mengkoordinir dan memantau kunjungan Guru Pembimbing ke masing-masing perusahaan.
  4. Melaporkan/berkoordinasi dengan Kepala Sekolah/ Penanggung Jawab hal-hal yang tidak dapat diselesaikan.
  5. Bendahara

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Bertanggung jawab terhadap administrasi keuangan Prakerin.
  2. Bertanggung jawab terhadap pemungutan dan penyimpanan uang Prakerin.
  3. Melakukan pembayaran terhadap biaya pengeluaran kegiatan atas persetujuan Kepala Sekolah/Ketua Penyelenggara.
  4. Melaporkan kepada Kepala Sekolah/Ketua Penyelenggara terhadap masalah yang tidak dapat diselesaikan.
  5. Hal-hal lain yang ditugaskan Kepala Sekolah/Ketua Penyelenggara.

Sekretaris

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Menyiapkan berkas-berkas pendukung pengujian laporan Prakerin.
  2. Mengetik file-file yang berhubungan dengan naskah administrasi penyelenggaraan kegiatan.
  3. Mengetik laporan penyelenggaraan kegiatan
  4. Bertanggung jawab menyiapkan setiap jenis administrasi yang diperlukan pada penyelenggaraan kegiatan.
  5. Melaporkan/berkoordinasi dengan ketua penyelenggara setiap problem/kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan Prakerin.
  6. Bidang Pengelolaan Data

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Memberikan informasi dan pembekalan kepada siswa yang akan berangkat magang.
  2. Memeriksa kelengkapan administrasi bagi siswa yang belum menuntaskan nilai dan keuangan.
  3. Menempatkan siswa pada tempat praktek yang sesuai dengan permintaan dunia usaha.
  4. Menjadwalkan pemberangkatan siswa sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
  5. Melaporkan/berkoordinasi dengan ketua penyelenggara setiap problem/kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan Prakerin.
  6. Bidang Kedisiplinan

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Bertanggung jawab terhadap pemeriksaan kehamilan siswa
  2. Mengkoordinir pengontrolan pelaksanaan Beauty Class
  3. Bertanggung jawab dalam penyelesaian permasalahan siswa Prakerin
  4. Memonitoring kehadiran siswa Prakerin selama pembelajaran dihari sabtu
  5. Bertanggung jawab terhadap persetujuan pemberangkatan siswa yang belum menyelesaikan pembiayaan Prakerin.
  6. Melaporkan/berkoordinasi dengan ketua penyelenggara setiap problem/kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan Prakerin.
  7. Bidang Penilaian Praktek

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Menjadwalkan ujian praktek KKPI bagi siswa yang akan berangkat Prakerin.
  2. Memberikan penilaian dan menentukan ketuntasan siswa untuk ujian praktek KKPI.
  3. Melaporkan/berkoordinasi dengan ketua penyelenggara setiap problem/kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan Prakerin.
  4. Bidang Penyediaan Souvenir

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Menyediakan souvenir untuk masing-masing tempat Prakerin.
  2. Mendistribusikan souvenir kepada masing-masing pembimbing.
  3. Melaporkan/berkoordinasi dengan ketua penyelenggara setiap problem/kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan Prakerin.
  4. Bidang Transportasi

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Mempersiapkan sarana transportasi dan pengantaran Tim Prakerin ke perusahaan.
  2. Mempersiapkan sarana transportasi dan pengantaran Tim Prakerin untuk pembelian souvenir.
  3. Melaporkan/berkoordinasi dengan ketua penyelenggara setiap problem/kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan Prakerin.
  4. Ketua Jurusan

Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Menyusun penempatan siswa yang mengikuti kegiatan Prakerin.
  2. Mengecek Nilai Kompetensi Kejuruan masing-masing siswa untuk menentukan penempatan siswa Prakerin.
  3. Mengetahui karakter setiap siswa yang disesuaikan dengan tempat Prakerin.
  4. Memahami kondisi dan kebutuhan pekerjaan sesuai dengan bidang kompetensi keahlian di tempat Prakerin.
  5. Ikut serta mengkoordinir dan berkunjung ke perusahaan yang sesuai dengan kompetensi keahlian siswa.
  6. Melaporkan/berkoordinasi dengan ketua penyelenggara setiap problem/kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan Prakerin

Pelaksanaa Prakerin SMK Perbankan Riau

Pelaksanaan Model Implementasi Prakerin yang Dikembangkan Terdapat beberapa tahapan yang pada saat ini dilaksanakan oleh pihak SMK, yaitu:

  1. Penyusunan agenda PRAKERIN

Di SMK Perbankan Riau agenda mangang terdiri dari beberapa item :

  1. Penyiapan SK panitia Prakerin
  2. Penunjukan kelas yang turun magang
  3. Surat pemberitahuan biaya magang ke orang tua
  4. Pembekalan magang
  5. Foto id card magang
  6. Cetak buku kegiatan siswa selama magang
  7. Menyiapkan blanko pengajuan magang sendiri dari siswa
  8. Menyiapkan surat pengajuan tempat magang
  9. Memplot siswa magang ke tempat magang yang di plot oleh masing masing KAJUR
  10. Menplot pembimbing magang
  11. Menyiapakan SK Pembimbing magang
  12. Menyiapkan Laporan guru pembimbing yang akan melakukan monitoring
  13. Menyiapkan surat pengantaran pengantaran siswa magang
  14. Melakukan pengecekan kentuntasan nilai dan keuangan sebelum berangkat magang.
  15. Mengecekan jadwal pengantaran siswa ke DUDI yang sebelumnya telah di konfirmasi.
  16. Penentuan jurusan dan kelas yang berangkat magang.

Adapun Persiapan siswa yang akan berangkat magang sesuai dengan jurusan mempunyai beberapa persyaratan:

  1. Dilihat dari rata rata penilaian kelas pelaksanaan Ulangan Harian 1 (UH1)
  2. Dilihat dari hasil dari tes ujian computer (KKPI)
  3. Tahapan proses siswa berangkat Prakerin
  4. Kegiatan Beauty Class

Tujuan dari kegiatan ini antara lain adalah untuk meningkatkan keterampilan dalam “Performance Appearance” siswa dan memberikan bekal pemahaman perilaku yang dibutuhkan dunia kerja. Kegiatan Beauty Class merupakan kegiatan yang terintegrasi dengan program PRAKERIN.

  1. test pack

kegiatan test pack ini bertujuan mengikat siswa dalam aturan aturan prilaku sesuai dengan nilai keagamaan dan akhlak yang berlaku di lingkungan masyarakat.

Adapun sasaran nya adalah siswa perempuan yang kelasnya telah di pilih dalam program PRAKERIN gelombang pertama terlebih dahulu sebelum di berangkatkan akan melalui proses pengecekan urine untuk menghindari kehamilan. Program ini di dukung oleh pihak sekolah dan orang tua. Yang diselenggarakan oleh divisi BIMBINGAN KONSELING dan KESISWAAN.

Dimana dalam teknis pelaksanaan  nya masing masing kelas yang berangkatkan akan di beri jadwal yang di bimbing oleh satu kelas satu guru yang jadwalnya dilaksanakan pagi hari.

Peserta dari kegiatan ini adalah seluruh Mahasiswa Mata Kuliah Etika dan Pengembangan Pribadi dan beberapa orang Dosen.

Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat mempraktekkan sendiri tata rias wajah, tata rias rambut dan tata busana yang sangat dibutuhkan dalam menjaga penampilan diri kelak sebagai seorang sekretaris.

  1. Pembekalan siswa PRAKERIN

Bentuk kegiatan pembekalan Prakerin bagi siswa, yang pada saat ini dilaksanakan oleh pihak sekolah melaksanakan pembekalan secara kolektif untuk semua program keahlian walaupun pematerinya sudah di datangkan dari pihak industri. Model yang akan dikembangkan dalam pelaksanaan ini yaitu dengan melaksanakan pembekalan Prakerin yang materinya terbagi menjadi dua bagian yaitu materi umum dan materi khusus.

Materi umum dapat disampaikan oleh pihak sekolah atau pihak (instansi) lain namun materinya bersifat umum sehingga dapat mencakup untuk semua program keahlian yang ada di SMK.

Untuk materi khususnya seperti yang dilakukan pada saat ini yaitu dengan mendatangkan pemateri dari pihak DUDI. Namun, sedikit modifikasi yang akan dilakukan yaitu membagi para siswa yang akan melaksanakan Prakerin tersebut sesuai dengan program keahlianya masing-masing. Tiap-tiap program keahlian yang terdiri dari sekelompok siswa diberikan pembekalan khusus yang pematerinya berasal dari industri sesuai dengan program keahlian para siswa. Bentuk pembekalan yang selama dilakukan sangat penting artinya untuk mengetahui sejauh mana kesiapan para siswa tersebut dalam melaksanakan kegiatan Prakerin yang akan ditempuh Bimbingan dan pembinaan penyusunan laporan Prakerin, merupakan kegiatan penting untuk dilakukan.

  1. Laporan kunjungan guru pembimbing ketempat siswa PRAKERIN.

Laporan kunjungan guru pembimbing Prakerin dilakukan guru Pembimbing agar dapat mengontrol siswa Prakerin selama masa Prakerin berlangsung 6 bulan, dan mengetahui secara detail kejadian atau peristiwa yang terjadi setiap hari sehingga pemasalahan yang timbul antara siswa dan tempat Prakerin bisa di selesaikan dengan baik. Dan Hubungan pihak sekolah dengan DUDI bisa terjalin dengan baik . adapun guru pembimbing melakukan  monitoring ke perusahaan masing masing anak bimbingannya setiap 1 bulan sekali, dan pengecekan rutin via telepon dengan pembimbing Prakerin setiap minggu sekali atas persetujuan pembimbing magang di DUDI.

  • Sinkronisasi Penempatan siswa sesuai dengan jurusan

dalam system PRAKERIN penempatan siswa magang sesuai dengan sinkron jurusan yang turun.

  • Penyusunan Laporan magang

Penyusunan laporan merupakan bentuk pertanggung jawaban akademik bagi para siswa yang telah selesai melaksanakan kegiatan Prakerin Kegiatan ini, tentunya perlu diawali dengan penjelasan sistematika laporan yang tentunya disampaikan oleh guru pembimbing Prakerin. Selain itu, sistematika laporan ini sebaiknya tercantum dalam Buku Pedoman Prakerin yang sebaiknya dibagikan kepada para siswa pada saat pembekalan Prakerin berlangsung. Berbekal dengan buku pedoman, bimbingan, dan pembinaan secara intensif dari para pembimbing baik pembimbing dari industri maupun dari pihak sekolah akan memberikan peluang kepada para siswa untuk dapat menuliskan laporan Prakerin nya dengan baik dan tepat waktu. Ujian Prakerin, tahap akhir yang harus diikuti oleh para siswa yang menempuh kegiatan Prakerin. Kegiatan ujian Prakerin ini dimaksudkan untuk melatih para siswa untuk mempertahankan laporan yang telah dibuatnya dan masukan ke pihak sekolah dari masing-masing siswa. Karena kegiatan Prakerin dilaksanakan oleh para siswa secara berkelompok di suatu industri, maka untuk efisiensi waktu bentuk ujiannya juga dapat dilaksanakan secara berkelompok sesuai dengan bidang kelahlian masing masing. Dengan adanya ujian Prakerin ini, maka akan dapat diketahui dengan pasti siapa dia antara mereka yang terbaik dari setiap kelompok siswa yang melaksanakan Prakerin di tempat yang sama.

  • Pengujian laporan Prakerin

Penguji Prakerin idealnya berasal dari pihak sekolah yang jumlahnya minimal 1 orang dan maksimal 2 orang penguji. Adapun penguji dari pihak sekolah adalah penguji yang sinkron dengan kompetensi siswa yang di ujinya . Untuk tahap awal, waktu pelaksanaan ujian Prakerin  tidak perlu lama, misalnya hanya 15 menit atau paling lama 25 jam saja untuk satu kelompok siswa yang di uji oleh 1 orang penguji . Dalam proses ujian ini masing-masing peguji berkewajiban untuk memberikan penilaian untuk masing-masing siswa walaupun pelaksanaan ujiannya dilakukan secara berkelompok. Nilai akhir ujian Prakerin merupakan nilai rata-rata dari sejumlah nilai dari para penguji. Penilaian akhir Prakerin, yang merupakan bentuk pertanggung jawaban pihak sekolah kepada para siswa.

Temuan penelitian ini menunjukan bahwa nilai akhir Prakerin yang diterima oleh para siswa merupakan nilai rata-rata dari jurnal penilaian yang dilakukan oleh pembimbing industri di gabung dengan nilai ujian laporang Prakerin. Dalam proses penilaian di industri, pembimbing industri yang secara tertib memberikan nilai pada setiap jenis pekerjaan yang dilakukan oleh para siswa. Dalam hal ini pihak sekolah membantu mengadakan blanko aspek penilaian yang akan di berikan pada bulan kedua akhir kunjungan Prakerin.