SMK Perbankan Riau ‘Kenalkan’ Bahaya HIV AIDS dan LGBT ke Peserta Didiknya

PEKANBARU – Hingga saat ini HIV/AIDS belum ditemukan obatnya di dunia. Prilaku menyimpang seksualitas masih menjadi salah satu penyebab terbanyak tertularnya penyakit mematikan tersebut. Untuk itu, SMK Perbankan Riau ‘memperkenalkan’ penyakit tersebut dikalangan peserta didiknya dalam bentuk sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi yang juga masih dalam rangkaian kegiatan revitalisasi UKS SMK 2019 tersebut digelar pada Jumat (23/8/2019) di ruang serba guna SMK Perbankan Riau. Riza Anggeli Amd Kep yang merupakan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menjelaskan jika Sosialisasi HIV/AIDS dan LGBT ini khusus usia 15-24 tahun adalah target dalam sosialisasi penanggulangan HIV/AIDS.

“Pelajar sebagai kelompok usia produktif yg sangat penting dalam peningkatan pengetahuan yang komprehensif tentang hal ini. Informasi dan pengetahua ini juga harus disampaikan peserta didik kepada rekan-rekan sebaya lainnya di sekolah, terutama lingkungan tempat tinggal masing-masing. Jadi semua hal diatas dapat dicegah,” jelas Wakil Kepala Sekolah SMK Perbankan Riau, Dra Mayang Murni saat pembukaan kegiatan, Jumat (23/8/2019).

Disebut Mayang, kasus HIV/AIDS telah menjadi masalah global, dimana penyebaran penyakit mematikan ini sudah merata di seluruh provinsi, termasuk Riau. Begitu juga prilaku meyimpang seksual LGBT yang sudah semakin parah. Karena itu, Mayang berharap dengan sosialisasi ini para peserta didik SMK Perbankan Riau bisa menjauhi dan mengenali dampak negatif dari kedua hal tersebut.  Terkait dengan kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Fintaru Edukasi Sarana (YFES), H Indra Jaya SE memberikan apresaisi dan dukungan penuh.